Sunday, March 9, 2008

Skotel Kentang dengan Keju dan Daging



Sore ini mendapat kesempatan mencicipi isi kulkas yang satu ini. Skotel Kentang dengan di taburi keju tipis, berselimut telur dengan daging di dalamnya. Pada posisi paling dasar, ada barisan kentang empuk nan gurih. menampung untaian rasa di tiap sendokan.


Lalu, gimana sejarah nih skutel bisa nangkring di dalam kulkas?
Begini, semalam ada suatu "acara" di rumah nci. Pulang dari sana, mendapat hibah sepiring skotel, siap makan. Karena sudah malam, sudah tentu tak sanggup dimakan lagi. Walhasil makanan enak ini teronggok pasrah di dalam kulkas, dan hampir saja dilupakan.



sore ini, sepulang dari mencuci motor, perut terasa bergejolak minta diisi. Buka kulkas.. tratatattaaa.... ada skotel. Langsung di potong 1/4 aja. Ambil aluminium foil, bungkus sekenanya dan masukin oven. panaskan 15 menit aja.


Begitu dikeluarkan dari dlam oven, langsnug aroma wangi kornet dan kentang menyerbu rongga-rongga hidung. hampir saja liur menetes.

Tunggu, tunggu dulu. Sebelum disantap tentu harus difoto dan dibuatkan dokumentasinya.




Perhatikan, baik-baik skotel disamping. Pad alapisan atas, berselimut telur dadar tipis. Rasanya tidak terlalu eneg. Ada tersirat rasa pedas khas lada hitam. Daging kornet menyembul dari sela-sela permukaan telur dan kentang. Jelas sang pencipta skotel tak ingin lidah kita terlalu dimanjakan dengan terlalu banyak daging. Justru dengan begini kita seakan ingin kembali menyendok dan mengambil sendokan berikutnya. Proporsi kentang dan daging tepat sehingga kita tidak terlalu kenyang. Semua serba Pas. Asin? tidak terlalu asin. sumber asin saya yakin ada di siraman mentaga dan keju diatas-nya. Mungkin juga asin ada sedikit dari daging cincang yang di bumbui sebelum di letakkan ke dalam skotel.


Ingin melihat bagaimana sendokan pertama skotel ini?



nyam nyam kan? mantaff sekali..

ingin tahu bagaimana gambar skotel lain?

skotel macaroni


skutel daging


skotel mie rebus


skotel tahu


skotel singkong


jadi pengen kan?...

.end.of.file.by.zfa.

No comments: