Awalnya punya MX500 Logitech yang gw dapet dari temen dekat rumah di tahun 2004. Dari Almarhum Ganish. Jaman Heboh Clan War Counter Strike. Waktu itu Mouse-nya dinyatakan rusak karena Jatuh. Trus gw beli aja karena nantinya gw coba service dan perbaiki sendiri. Akhirnya sukses diperbaiki dan terpaksa di hilangkan beberapa feature-feature canggihnya. Selain itu gw semprot cat pilox untuk menutupi bekas lecet2 karena jatuh. Tapi ini mouse awet banget. Sampai sekarang tahun 2008 masih maknyuss. Sayang karena gw telat ganti Mousefeet, akhirnya rumah kakinya disebelah atas jadi agak rusak, lalu agak aus dan gak begitu halus lagi permukaan bawahnya. Jadinya begitu gw ketemu penjual mousefeet dan gw pasang, mouse sudah agak tidak rata permukaannya (agak pincang).

Kiri : Isi daleman MX500, Kanan : MX510 Oprekan
Akhirnya menetapkan tekat membulatkan hati dan memutuskan untuk mengganti Mouse. Jalan-jalan ke Forum jual-beli kaskus dan Chip. Ada mouse-mouse keren sebangsa Razer dan Logitech G5 atau G1. Tapi harganya gak okeh.. mahalll cuy. Razer aja harganya sampai 600rb-an. Wa gak deh. Kalau harga segitu mending gw simpen buat upgrade kompi. Muter-muter akhirnya dapet logitech yang mirip mouse lawas gw, tapi versi terbarunya. Logitech MX510.
Gw sih gak begitu mengerti bedanya dengan MX500. tapi menurut review yang gw baca, lebih bagus dari segi teknikal dan spec. Mouse ini gw beli dengan harga second, tapi kualitas masih baru. Pemilik sebelumnya tidak begitu suka dengan bentuknya yang agak gemuk. Bukan gamer rupanya. Jadi cuma nongkrong dilemari pemilik lama hampir 2 bulan. Sebelum akhirnya dijual ke gw. Sampai dirumah tak sabar langsung dibuka dari Box. Dan mencoba di game Unreal Tournament 3 dan Counter Strike. Gak perlu waktu lama untuk adaptasi, karena gw udah punya yang versi lamanya. Asik sekali rasanya. Beda dan smooth banget gerakannya Pegangannya juga masih crisp dan enak. Karena masih baru yah mungkin. Yang jelas gak nyesel. hehe.Selain upgrade mouse, sebulan sebelumnya gw upgrade MousePad. Dari merek Bantex harga cebanan ke MousePad Razer seri exactmat. Terpaksa beli baru, soalnya gak ketemu yang jual second. Ini mouse-pad asik banget. Double-sided. Sisi yang satu disebut control dan sisi lainnya disebut speed. Sisi control permukaanya lebih halus dan lebih mengutamakan handling control cursor. Kalau sisi speed lebih mengutamakan gerakan cepat kursor mouse, karena itu gerakan tangan kesana kemari enak banget. Bidang luasnya juga lega banget. Wuzz wuzzz.. Apalagi ketika di sandingkan dengan mouse baru MX510... Wah... main UT 3 serasa di surga. Apalagi ketika pakai flak cannon sambil lompat sana sini. Pakai Sniper rifle sambil jumpalitan diatas Tank Goliath. Heuheueheuh.
Kalau dari sisi keyboard, gw masih suka dan cukup senang dengan Keyboard Logitech Classic. Gak suka dengan keyboard aneh2. Berhubung gw pemain tangan kidal. Mouse di kiri dan keyboard di kanan. Otomatis untuk
movement gw menggunakan Arrow pointer. Berbeda dengan gamer FPS lain yang menggunakan ASDW untuk movement-nya. Karena itu gw mengandalkan tombol-tombol disebelah kanan untuk customization key. Bayangkan susahnya beradaptasi kalau harus ganti keyboard lain yang sudah berubah susunan-nya. Khususnya tombol-tombol yang ada di atas Arrowpointer (PageUp/Down, Home, End, Insert, Delete).
Untuk kenyamanan Mata, gw upgrade Monitor CRT ke LCD merek ViewSonic (VA1703WB) widescreen. Res maximum 1440x900. Detail dan Tajam. Brightness dan contrass pas dimata, terang dan nyaman. Monitor terpaksa gw ganti karena monitor gw yang lama Phillips 170S sudah flicker dan malah bikin sakit mata. Lagipula umurnya sudah 7 Tahun. LCD sudah gw beli sedari pertengahan tahun kemarin. Nabung-nya sampai setahun tuh. Sampai sekarang masih oke donk. Baru satu tahun sih ya.
Tidak lupa juga gw upgrade VGA Card ke PCI Express yang lumayan tinggi walau masih kurang tinggi untuk game tahun 2008. XFX 8600 GT Fidelity Silent Pipe. Tidak ada kipasnya karena itu tidak berisik. Tapi untuk membuang panas, ada pipa panjang yang bermuara ke labirin dan lempengan-lempengan heatsink tebal. Cukup untuk menyalurkan panas.
1 comment:
Terima kasih ya mas,
mau nyasar ke blog saya.
Untuk yang bola voli kena laptop,
sebenarnya itu bukan bola voli, tapi bola basket. (Lebih gede & berat)
salam
(untuk posting anda yang seputar gaming-gaming lumayan juga mas)
Post a Comment