Tuesday, September 15, 2009

First Attempt, FAIL!! : Catatan Perjalanan 2

Berjalan kaki dengan semangat, sambil memanggul Tas Laptop di balik punggung. Dingin dan jalanan di depan hotel sudah ramai dengan anak sekolah dan pekerja yang bergegas mengejar Bus.

Sampai di depan bangunan The Forum (tempat Cisco berkantor), waktu masih menunjukkan 7.15. 30 Menit berjalan kaki dari hotel ke Kantor Cisco. Karena masih agak lama, mampir ke MCD yang ada di dekat stasiun ST.Leonard yang bangunannya bersebelahan dengan Bangunan The Forum. Memesan Burger+Kentang beserta secangkir Capuccino panas, lalu duduk sambil memperhatikan orang2 lalu lalang dan yang sedang antri membeli tiket kereta. 

Setelah sarapan, lalu naik ke lantai 3 tempat registrasi ujian. Dan ternyata meski waktu sudah pukul 8 kurang 10. Pintu kaca menuju tempat registrasi masih tertutup, tidak ada orang kelihatan ada di dalam. Beberapa saat kemudian, datang orang india berbadan agak gemuk yang setelah ngobrol2 ternyata juga datang untuk ujian LAB. Track Service Provider dan attempt kedua. Tidak lama berselang, proctor datang dan membuka pintu menuju resepsionis. 

Setelah proses registrasi dan pencocokan ID, gw beserta 3 orang India yang akan mengambil ujian masuk ke sebuah ruangan meeting untuk di berikan briefing singkat sambil menulis pilihan di kertas menu makanan sandwich yang di inginkan untuk makan siang. Briefing menjelaskan do and dont, juga diminta meletakkan semua barang bawaan termasuk jam tangan atau HP ke dalam locker. Dan kita dipersilahkan masuk ke dalam ruangan LAB yang ternyata tidak begitu dingin. Mungkin punya penghangat ruangan.

Setelah duduk, gw agak sedikit kagum dengan fasilitas ujian yang tersedia. LCD Monitor yang lebar kira 22 atau 23 inch (yang pasti lebih lebar dari 19 inch), mouse cukup responsif, juga keyboard yang lumayan empuk untuk mengetik cepat. Satu kekurangannya adalah mouse-pad yang disediakan kurang nyaman di gunakan, sehingga kursor mousenya agak lari-lari kalau di gerakan terlalu cepat.

Oke, first test adalah 30 Menit The Famous "4 Open Ended Questions" a.k.a "Core Knowledge Questions"
Inilah ganjalan yang menyebabkan g tidak lulus. 2 Soal pertama gw yakin menjawab dengan benar. 1 Soal lainnya setengah yakin, dan 1 soal terakhir tidak yakin sama sekali menjawab benar. Fiuhh, dari sini stress sudah mulai mengalir dan merecoki konsentrasi.

Selesai tahap 1, masuk tahap selanjutnya. The Lab itself. Secara general, sebagian besar point bisa di jawab dengan baik. Point terlemah gw adalah QoS dan Multicast. Untuk bagian IGP gw bisa menjawab dengan hampir sempurna. Bagian lainnya adalah BGP, dibagian ini gw kehilangan beberapa point dikarenakan kesalahan menginterpretasikan requirement dan apa yang diinginkan oleh soal. Kesalahan di salah satu point, menyebabkan dua point diasumsikan juga salah.

Jam 12.35, istirahat makan siang dengan sandwich ayam yang rasanya hambar. Sampai sat makan siang, gw sudah menyelesaikan bagian Switching dan IGP. Sudah sesuai rencana dan rencananya IPV6, QOS dan Multicast dan lain-lain di kerjakan setelah makan siang. 

Tepat jam 13.00 kita kembali ke dalam ruangan dan gw melanjutkan menyelesaikan semua part lainnya. Part Multicast dan QoS menyita waktu karena ada bagian yang tidak berjalan dengan baik. Selain itu, NAT yang gw setup ternyata juga tidak berjalan dengan baik. 

Secara overall, memang sudah ada keyakinan dalam hati kalau first attemp ini bakalan gagal. Mengingat core knowledge part yang tidak secara penuh gw yakin terjawab benar setidaknya 3 dari 4 soal. Selain itu beberapa part penting di bagian LAB juga gagal di jawab dengan baik.

Jam 17.00 tepat, semua candidate diminta untuk mengumpulkan kertas-kertas dan lembaran soal. Setelah itu logoff dari semua device. 

Kira-kira 17:30, setelah ngobrol2 sebentar dengan proctor dan di berikan wejangan singkat, gw keluar dari gedung Cisco dengan hati lega sekaligus merasa belum puas. Lega karena sudah menyelesaikan ujian hari ini dengan seluruh kemampuan gw sampai titik darah penghabisan (lebay mode:on). Dan merasa belum puas karena ada beberapa point yang gw tidak bisa jawab dengan baik. Kalau gw coba renungi, memang gw masih kurang waktu lebih panjang untuk lebih me-explore teori dan menempa diri untuk melakukan test di lebih banyak skenario ujian. Lalu bagaimana dengan hasil test? proctor menjelaskan, kalauseseorang dari India akan masuk melakukan remote ke dalam PC yang gw gunakan dan hasilnya akan bisa dilihat di website Cisco CCIE Tools. Gw baru mengetahui hasil ujian setelah tiba di Indonesia. Selama di Australia, susah mendapatkan koneksi internet / WIFI. Ada beberapa kali gw ke warnet yg letaknya searah dengan perjalanan ke kantor Cisco. Tapi banyak website yang tidak bisa dibuka. Termasuk website Cisco dan Webmail kantor gw.

Sepanjang perjalanan kembali ke hotel dengan badan lemas dan pegal-pegal. Mampir sebentar beli Nasi Goreng di restoran Thailand, lalu langsung tertidur pulas di hotel sampai pagi. 

Keesokan harinya, bangun pagi2 untuk mengejar pesawat kembali ke negara tercinta. Penerbangan Garuda dijadwalkan jam 10.00 Pagi. Tapi gw sengaja berangkat lebih cepat agar lebih santai di bandara. Dari hotel jam 6.30 pagi. Cekout dan minta tolong di panggilkan taxi oleh petugas resepsionis, lalu segera menuju bandara Kingsford. Sampai di bandara, ternyata benar saja. Antrian untuk naik ke pesawat Garuda lumayan panjang. Karena pesawat trnasit di Bali, banyak orang australia yang pergi menuju Bali untuk sekedar berlibur dan surfing.

Gw tiba di jakarta kira2 jam 7 Malam. Kira2 hanya itulah pengalaman first-attemp gw yang bisa disharing. Perjalanan ini serba pertama kali. Pertama kali ke luar negri, pertama kali ujian LAB CCIE dan pertama kali menjalankannya sendirian. 

Tetap semangat..! Paling lambat tahun depan bulan 2 gw akan lanjutkan perjuangan dan mengambil ujian LAB untuk yang kedua kali.

No comments: