Saturday, September 12, 2009

First Attempt, FAIL!! : Catatan Perjalanan 1

FAIL..!
hal itu yang tampil di layar menu CCIE tools online yang gw lihat beberapa hari setelah First attempt CCIE LAB Exam di Sydney. Kecewa banget karena ternyata hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Ujiannya memang susah, penuh intrik dan soal yang ditampilkan harus di interpretasikan dengan tepat. Rasanya tak berlebihan kalau ada salah satu blogger bilang kalo Ujian LAB CCIE itu sengaja didesain agar kita gagal.

Dimulai dengan berangkat dari jakarta hari minggu malam tanggal 6 Sept. Penerbangan terasa lama dan membosankan. Jakarta - Bali 2 Jam pernerbangan lalu cek-in lagi untuk penerbangan Internasional Bali - Sydney dengan waktu penerbangan 5 Jam lebih.

Ini kali pertama gw naik persawat tujuan Internasional. Sampai di Sydney pagi jam 7 waktu lokal (perbedaan waktu dengan Indonesia +3), bengong karena bandara-nya bersih dan wangi. Berjalan menuju imigrasi dan pengambilan Bagasi, melalui area belanja di terminal kedatangan sambil lirik sana sini. Sampai di antrian pertama, menyerahkan kertas yang catatan untuk barang2 yang harus di declare dan keterangan kedatangan lainnya. Petugas berkumis mencocokkan foto yang ada di pasport dengan muka gw yang rada manyun kecapean duduk di pesawat sepanjang malam.

Selesai dari situ, menuju tempat pengambilan bagasi besar. Lalu menuju pemeriksaan bagasi. Disini, gw tunjukin makanan yang gw declare, Sandwich ayam yang di dapat dari pesawat, dan kue kering bikinan nyokap. Tapi keduanya diambil lalu dibuang, karena katanya mengandung ayam. Bahan makanan mengandung ayam yang dibawa dari luar di larang masuk australia. Selain itu kue kering buatan nyokap juga diambil, karena tidak jelas merek dan bahan bakunya. Yah gw relain aja deh tu semua. Tapi untung yang di cek cuma yang gw kasi tau aja. Padahal di dalam tas koper ada kue2 dan makanan lain.. Hihihi.

Keluar dari bandara, langsung disergap dingin yang menurut gw cukup membuat menggigil. Setelah celingak celinguk liat papan petunjuk, lalu ikutan mengantri taxi di sebuah area luas di luar bandara. Antrian lumayan panjang, kira2 15-30 menit kemudian akhirnya gw sudah diatas Taxi menuju hotel kecil yang gak terkenal di suburb area sebelah utara Sydney. Sopir taxi-nya sampai harus mencari-cari di monitor GPS kecil untuk mengetahui lokasi persis hotel. Setelah klak-klik beberapa saat, sopir taxi yang orang india itu lalu melanjutkan perjalanan sambil bercerita kalau dia sudah jadi supir taxi di sydney selama 4 tahun, dan belum pernah dia mengatar tamu ketempat itu.

Sampai di hotel, keluar ongkos 61 AUD wuih, mahal bener ya. Coba aja kalikan dengan kurs saat ini 1 AUD = Rp.8500. Kira2 Rp.518.500. Kalau di Jakarta dengan uang segitu mungkin bisa naik Taxi dari bandara sampai ke Bandung :p. Selesai cek-in dan beres-beres, langsung survey lokasi sekitar hotel. Jalan-jalan sambil cari makanan untuk perut yang sudah laper. Sekitar hotel merupakan lingkungan sekolah. Ada beberapa toko-toko kecil yang menjual Burger dan sandwiches. Harga di kisaran 5 s/d 7 AUD. Kalau minuman ada chocolate, coffee dan macam-macam lainnya kira-kira 3 AUD. Setelah puas keliling2 sekitar hotel, lalu balik ke kamar, menonton TV sambil tertidur beberapa jam.

Sore harinya, kira2 jam 4. Gw bergerak lagi untuk survey lokasi ujian LAB Cisco. Dengan berbekal peta yang sudah di print, berjalan kaki kira-kira 2 s/d 3 KM sambil liat-liat kiri-kanan.

Sampai di pintu masuk Cisco sudah jam 5-an. Banyak orang-orang sudah pulang dari kantornya dan menunggu Bus di halte. Kantor Cisco berdekatan dengan pintu masuk ke Stasiun Kereta St. Leonard. Menyempatkan diri melihat2 dan mengamati dari luar. Lalu jalan pulang kembali ke hotel jam 6 sore.

Jalanan sudah mulai gelap, lalu mampir ke sebuah internet cafe kecil. Lalu kasi kabar ke istri di jakarta. Komunikasi cuma bisa via mail dan Facebook. Handphone GSM gw ternyata tidak bisa aktif di sana, karena gw lupa aktifkan fitur roamingnya selagi masih di Jakarta. :p

Perjalanan pulang kembali ke hotel tak semulus ketika berangkat. Pertama, nyasar karena salah ambil arah dan Kedua, hujan deras yang tiba-tiba. Gw langsung lari-lari ke sebuah halte kecil sambil menyisir pandangan ke area sekitar sambil kebingungan, karena yakin ini bukan jalanan yang gw ambil ketika berangkat. Begitu hujan sudah reda berganti gerimis, akhirnya gw putuskan untuk kembali ke kantor Cisco, lalu pelan-pelan kembali menyusuri jalan yang tepat ke arah hotel. Akhirnya tiba kembali di hotel waktu menunjukkan 8:00PM. Kaki pegal, mengantuk dan kedinginan karena sweater yang gw pakai sudah lembab dengan air hujan. Langsung mandi dengan air hangat dan membuat secangkir susu coklat hangat sambil rebahan menonton TV.

Keesokan harinya tanggal 8 Sept. Dan gw masih punya 1 hari untuk istirahat. Besok, tanggal 9 Sept hari rabu, adalah hari besar dan gw berencana untuk stay di kamar mereview secara general semua yang sudah gw pelajari. Persiapan penting. Tapi sengaja gw gak terlalu intens belajar. Menghindari jangan sampai malah stress dan perlu istirahat yang cukup. Siangnya gw beli makanan dari warung thailand beberapa ratus meter dari Hotel. Agak terkejut membaca salah satu menu disana bertuliskan Nasi Goreng. Langsung pesan satu untuk di makan di kamar hotel. Pulangnya mampir ke salah satu supermarket yang lumayan besar. Namanya woolworth kalau tak salah. Belanja beberapa snack kecil, satu botol susu coklat bubuk dan roti buat ngeganjel kalo malem laper.

Malemnya istirahat bener2 tidak bisa tidur. Mungkin satu jam sekali terbangun, bahkan sempat mimpi sedang ujian :p. Akhirnya jam menunjukkan pukul 6.00 AM. Gw bangun lalu mandi. Membuat segelas kopi panas lalu sambil menggendong tas laptop, berjalan menuju kantor Cisco. Merasa siap untuk di ekseskusi!.

bersambung ke catatan II.


No comments: